Latihan Respon Relaksasi untuk Menunjang Fertilitas

Pada kesempatan ini kami akan jelaskan mengenai Latihan Respon Relaksasi untuk Menunjang Fertilitas. Respon relaksasi (Relaxation Response) berbeda dari tidur atau hanya beristirahat. Respon relaksasi adalah suatu keadaan relaksasi yang mendalam di mana denyut jantung, tekanan darah dan tingkat pernapasan semuanya menurun. Ketegangan otot rileks, kadar hormon stres turun, dan pikiran menjadi tenang.

Latihan Respon Relaksasi untuk Menunjang Fertilitas

Respon relaksasi pertama kali dikembangkan oleh Dr Herbert Benson dari Harvard Medical Institute. Kemudian Dr Alice Domar menggabungkan penggunaan respon relaksasi harian untuk membantu mengurangi stres dan kecemasan yang berhubungan dengan infertilitas.

Latihan respon relaksasiĀ adalah kebalikan langsung dari respon fisik terhadap bahaya. Ketika seseorang merasa takut atau terancam, tubuh melepaskan adrenalin, yang menyebabkan tekanan darah, denyut jantung dan tingkat pernapasan meningkat.

Anda dapat memunculkan respon relaksasi melalui berbagai teknik relaksasi, termasuk relaksasi otot progresif, pernapasan dalam, meditasi dan visualisasi. Relaksasi otot progresif dilakukan dengan mengencangkan dan kemudian merelaksasi otot-otot dari kepala sampai kaki atau sebaliknya. Pernapasan dalam dilakukan dengan bernapas perlahan-lahan dari perut Anda, seperti mendesah yang dalam.

Meditasi membutuhkan fokus pada kata atau frase saat Anda bernapas. Dan visualisasi dapat berarti berbagai hal, misalnya dengan membayangkan tempat yang aman dan menyenangkan, seperti pantai berpasir yang hangat dengan suara burung dan debur ombak laut. Ini dilakukan agar Anda berfokus pada tubuh Anda dan Anda merasa tenang dan damai.

Sebelum memulai respon relaksasi, Dr Damar menawarkan pedoman dasar sebagai berikut:

  • Cari tempat yang tenang di rumah Anda atau di mana saja Anda dapat merasa nyaman.
  • Mengatur waktu sehingga Anda tidak akan terganggu oleh anggota keluarga, binatang peliharaan atau dering telepon.
  • Pilih waktu yang teratur setiap hari yang sesuai jadwal Anda dan usahakan untuk tertib dengan waktu Anda itu.
  • Duduk dengan posisi yang Anda sukai, atau berbaring namun jangan sampai tertidur.
  • Waktu yang dihabiskan untuk respon relaksasi umumnya 15-25 menit, kurang atau lebihnya sesuai kebutuhan Anda. Lakukan latihan respon relaksasi setiap hari, atau jika stres sangat tinggi Anda bisa melakukannya dua kali sehari.

Dr Damar memberikan teknik relaksasi mini berupa latihan pendek yang dirancang untuk mengalihkan pernapasan dari pernapasan dada dangkal ke pernapasan perut yang dalam. Teknik ini bermanfaat untuk menurunkan tingkat stres bagi Anda yang tidak punya waktu untuk latihan relaksasi penuh, teknik ini juga dirancang untuk meningkatkan fertilitas pada pria dan wanita.

Cara relaksasi mini tersebut adalah sebagai berikut:

  • Versi 1: Duduk atau berbaring dalam posisi nyaman. Perhatikan pernapasan Anda. Apakah pernapasan dada dangkal atau pernapasan perut? Ubahlah ke pernapasan perut yang lambat dan dalam, rasakan perut Anda naik saat Anda menarik napas dan turun saat Anda menghembuskan napas. Fokuskan pada pernapasan ini selama yang Anda inginkan.
  • Versi 2: Ubah dari pernapasan dada ke pernapasan perut. Hitung mundur dari sepuluh sampai nol, ambil satu napas lengkap (menghirup dan menghembuskan napas) untuk setiap hitungan. Jika Anda mulai merasa pusing, perlambat hitungan Anda. Ulangi jika diinginkan.
  • Versi 3: Ubah dari pernapasan dada ke pernapasan perut. Saat Anda menarik napas, hitung 1-2-3-4. Saat Anda menghembuskan napas hitungan 4-3-2-1. Lakukan ini beberapa kali.
  • Versi 4: Gunakan salah satu dari tiga versi yang dijelaskan di atas, tapi kali ini dengan jeda selama beberapa detik setelah setiap mengambil napas. Kemudian jeda lagi setelah setiap menghembuskan napas. Lanjutkan selama yang Anda inginkan.

Demikian info tentang Latihan Respon Relaksasi untuk Menunjang Fertilitas semoga bermanfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.