Konseling Genetika untuk Ambil Keputusan Kehamilan

Topik kita sekarang yaitu Konseling genetika untuk ambil keputusan kehamilan. Jika Anda merencanakan kehamilan pertama Anda, mungkin Anda tidak memikirkan konseling genetik. Konseling genetik dapat membantu Anda dan suami mengambil keputusan tentang kehamilan.

Konseling genetika untuk ambil keputusan kehamilan

Konseling genetik adalah sesi informasi antara Anda dan suami dan konselor genetik atau grup konselor. Informasi yang Anda bagikan atau terima dari konselor genetik dirahasiakan. Mungkin sekali atau dua kali kunjungan. Konseling genetik tersedia di sebagian besar universitas besar. Dokter Anda dapat memberikan saran pada Anda.

Melalui konseling genetik, Anda dan suami diharapkan memahami kemungkinan apa yang mungkin memengaruhi kemampuan Anda untuk hamil atau keturunan Anda kelak. Informasi yang Anda terima tidak tepat. Konselor akan mengatakan “kemungkinan” atau “kemungkinan suatu masalah”.

Konselor genetik tidak akan mengambil keputusan untuk Anda. Dia akan memberikan informasi tentang tes yang dapat Anda jalani dan apa indikasi dari hasil tes itu. Ketika berbicara dengan seorang konselor genetik, jangan sembunyikan informasi yang malu atau sulit Anda kemukakan. Penting untuk memberikan informasi sebanyak mungkin kepada konselor genetik.

Tanyalah dokter Anda apakah Anda perlu menjalani konseling genetik. Sebagaian besar pasangan yang memerlukan konseling genetik tidak mengetahui mereka membutuhkannya sampai setelah mereka melahirkan anak dengan lahir cacat. Anda boleh mempertimbangkan konseling genetik jika Anda mengalami hal sebagai berikut:

  • Anda akan berusia minimal 35 tahun pada saat melahirkan. Anda pernah melahirkan anak dengan lahir cacat.
  • Anda atau suami memiliki riwayat keluarga dengan Down syndrome, retardasi mental, gangguan perdarahan, masalah tulang, kerdil, epilepsi, cacat jantung bawaan atau kebutaan.
  • Anda dan suami memiliki riwayat keluarga dengan keturunan tuli (pemeriksaan prenatal dapat mengidentifikasi tuli bawaan yang disebabkan oleh gen Connexin-26 dan memungkinkan untuk mengatasi masalah secepatnya).
  • Anda dan suami masih kerabat.
  • Anda pernah mengalami keguguran berulang (biasanya tiga atau lebih).
  • Anda dan suami keturunan dari Ashkenazi Jews (berisiko penyakit Tay-Sachs atau penyakit Caravan).
  • Suami Anda minimal 40 tahun. (Informasi kesehatan menunjukkan seorang ayah berumur empat puluh tahunan dapat meningkatkan kemungkinan anak lahir cacat)

Beberapa informasi yang Anda butuhkan mungkin sulit didapat, khususnya jika Anda atau suami Anda diadopsi. Anda mungkin hanya mengetahui sedikit atau tidak sama sekali tentang riwayat kesehatan keluarga Anda. Diskusikan hal ini dengan dokter sebelum Anda hamil. Jika Anda mengetahui kemungkinan masalah sebelum hamil, Anda tidak akan didesak untuk mengambil pilihan yang sulit setelah hamil. Tujuan utama dari konseling genetik ini sama dengan tujuan lainnya dalam kehamilan, yaitu diagnosis dini dan mencegah masalah.

Pertanyaan penting untuk dipertimbangkan sebelum hamil ketika Anda berusia lebih tua adalah mengenai kesehatan Anda secara umum. Apakah Anda sehat untuk mengalami kehamilan? Jika Anda seorang wanita yang berusia lebih tua, Anda dapat memaksimalkan kemungkinan mengalami kehamilan yang berhasil dengan menjaga tubuh sesehat mungkin sebelum hamil.

Para peneliti menyarankan untuk melakukan pemeriksaan mammogram pada usia 35 tahun. Jalani tes ini sebelum Anda hamil. Memperhatikan rekomendasi umum pada diet dan perawatan kesehatan Anda juga penting dalam persiapan kehamilan.

Demikian info tentang konseling genetika untuk ambil keputusan kehamilan semoga bermanfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.